Sabtu, 23 Juli 2011

NYCTOPHOBIA - ORANG YANG TAKUT PADA KEGELAPAN & CARA MENGATASINYA

NYCTOPHOBIA - ORANG YANG TAKUT PADA KEGELAPAN & CARA MENGATASINYA : Ternyata bukan hanya anak kecil yang takut gelap.Banyak orang dewasa yang mengalaminya.Bahkan riset yang diadakan oleh Warwick Castle, puri abad pertengahan di Warwickshire, Inggris, menunjukkan bahwa 10 persen dari orang dewasa di Inggris (jumlahnya diperkirakan 5 juta orang) tak mau ditinggalkan sendiri dalam kegelapan.

Angka ini sungguh di luar dugaan, apalagi 25 persen dari responden mengaku takut gelap sejak masih anak-anak. Setelah dewasa, mereka tetap tak mampu tidur lelap kecuali ditemani lampu meja sepanjang malam. Bahkan, 60 persen responden mengaku tidak mematikan lampu ketika keluar dari rumah karena takut ketika pulang nanti rumahnya terlihat gelap dan sunyi.

Rasa takut gelap ini oleh para psikolog sering disebut Nyctophobia. Kadang-kadang penyakit ini menguasai seseorang, dan membuatnya merasa lemas dan ketakutan. Bagi sebagian orang, rasa takut ini membuatnya merasa lumpuh, sehingga tak dapat menikmati aktivitas yang mengharuskannya sendirian, berjalan malam hari, kemping, atau eksplorasi alam. Dan, ini tak cuma dialami kaum perempuan.

"Ketika Anda berada di dalam kegelapan, pikiran Anda bisa memanipulasi Anda," begitu kata juru bicara dari Warwick Castle. Tidak heran, dari penelitiannya terlihat juga bahwa 20 persen orang dewasa mengalami panik luar biasa ketika lampu tiba-tiba mati tanpa pemberitahuan.

Tentu, tak mungkin kita menghindari kegelapan, karena kita akan menemuinya setiap hari. Maka, sebaiknya setiap orang berusaha mengatasi rasa takutnya ini. Adakah cara yang memungkinkan kita melenyapkan penyakit ini secara berangsur-angsur?

1. Dahulukan logika.

Kebanyakan rasa takut itu tidak logis, dan secara alamiah emosional. Menerapkan logika dalam masalah emosional tampaknya berlawanan, tapi sebenarnya tidak. Misalnya Anda sedang berbaring di tempat tidur, ingin ke kamar mandi tapi takut keluar karena ada bayangan gelap di sudut ruangan. Segera nyalakan lampu ruang tidur, dan amati apa sebenarnya bayangan itu. Begitu Anda mulai merasakan bahwa rasa takut menguasai Anda, mulailah berpikir rasional dengan mengatasi takut itu dengan fakta-fakta. Lihat apa yang mengganggu Anda. Mungkin itu hanya bayangan pakaian yang digantung di belakang pintu.

2. Melatih penglihatan pada malam hari.

Ketika kita baru masuk dari ruangan yang terang ke ruangan yang gelap, kita pasti tidak dapat melihat apa-apa. Tetapi perlahan, mata kita akan mulai dapat menangkap obyek-obyek di dalam ruangan. Cobalah menyebutkan benda-benda yang Anda lihat. Dengan mampu menggambarkan apa yang Anda lihat, indera penglihatan malam hari ini akan meningkat, dan rasa takut akan berkurang.

3. Bacalah artikel yang inspiratif.

Film horor konon sering ditonton olehorang-orang yang penakut. Sebab, dengan demikian ia bisa membayangkan apa yang akan terjadi bila ia mengalami seluruh teror itu. Tetapi daripada nonton atau membaca novel horor sebelum tidur, lebih baik pilih bacaan yang inspiratif. Entah itu buku-buku agama, spiritual, movitasi, apapun yang akan menghangatkan hati Anda. Bacaan itu akan membuat Anda rileks dan mengantuk.

4. Meditasi, visualisasi, dan berdoa.

Meditasi sebelum tidur dirasakan banyak orang dapat membuat tubuh dan pikiran jadi rileks, serta membantu melepaskan ketegangan dan mengatasi takut. Berdoa juga membantu kita merasa dilindungi dari lingkungan sekitar, sedangkan visualisasi bisa menjadi cara yang baik untuk menyiapkan pikiran selama pagi hari untuk menerima malam hari. Saat Anda duduk atau berbaring di tempat tidur, bayangkan Anda berada di suatu tempat yang Anda inginkan. Lihatlah bagaimana Anda berjalan dan menikmati tempat tersebut. Pandanglah langit yang cerah, dan rasakan hangatnya sinar matahari. Kemudian, bayangkan juga indahnya langit yang dihiasi bintang dan bulan pada malam hari.

5. Ajak teman jalan-jalan malam hari.

Salah satu cara untuk mengatasi rasa takut adalah menghadapinya. Berjalan di kegelapan ditemani beberapaorang membuat Anda akan melangkah dengan percaya diri dan berani. Tak perlu banyak berbicara, nikmati saja suara-suara alam di sekitar seperti suara jangkrik atau hembusan angin yang menerpa pepohonan. Akan sempurna jika bulan sedang purnama, karena Anda akan menikmati indahnya malam hari.

Kebanyakan orang jadi takut gelap karena pernah mengalami kejadian buruk. Jika hal ini terjadi pada Anda, cobalah berdamai dengan kejadian tersebut. Lalu, terapkan lima langkah di atas. Anda akan merasa lebih rasional dan tidak lemas lagi. Ingatlah : pemberani bukanlah orang yang tidak punya rasa takut sama sekali, melainkan orang yang sanggup mengatasi rasa takutnya.


(Hendry Risjawan)

CARA MENGENALKAN ARTI BAHAYA PADA ANAK

Kita semua tahu bahwa bahaya ada dimana saja, bahaya ada disekitar kita. Kita memerlukan cara komunikasi yang tepat untuk memberikan penjelasan selengkap mungkin mengenai apa itu bahaya, bukan hanya sekadar melarang kepada anak-anak. Ada beragam bahaya yang mungkin bakal ditemui anak di lingkungannya.

Komunikasi atau penjelasan dengan bahasa yang sederhana tentu akan mudah dipahami dan diterima oleh anak. Kita sediakan waktu yang cukup untuk menjelaskannya, jangan terburu-buru. Misalnya anak terluka kena pisau, anak merasakan sakit. Dan dari hal tersebut, anak akan belajar langsung bahwa menggunakan pisau itu harus hati-hati, karena membahayakan dirinya.

Contoh lain, setrika yang baru saja dipakai, tentu masih panas. Beri tahu anak, jangan menyentuhnya, itu masih panas. Anak tidak perlu menyentuhnya secara langsung karena dikhawatirkan membuatnya cedera dan trauma. (Tapi terkadang, karena rasa ingin tahu anak yang tinggi, kadang anak memegangnya juga, setelah merasakan bahwa masih panas, baru percaya deh...).

Bagaimana cara mengenalkan bahaya kepada anak-anak..??

Berikut ini tips/cara mengenalkan arti bahaya pada anak :

1. Jelaskan hubungan sebab-akibat yang mungkin timbul.

Selain dapat membuat anak memahami bahwa sesuatu yang dilarang ini memang dapat membahayakan dirinya, juga sekaligus dapat mengembangkan kemampuan kognitifnya untuk mempelajari hubungan sebab-akibat.

Dalam mengenalkan api, misal, berikan penjelasan tentang akibat yang ditimbulkan. "Api ini berbahaya karena panas. Saking panasnya, bila terkena api dapat menyebabkan luka bakar di kulit. Permukaan kulit akan menggelembung seperti balon dan berisi air, rasanya perih dan sakit."

Misalnya ketika si ibu tangannya ada yang sakit terkena panas, ini bisa diperlihatkan ke anak-anak, sehingga anak akan selalu ingat dan tidak akan melakukan hal yang berbahaya.

2. Ajak anak untuk mencoba langsung.

Untuk lebih memahami rasa panas itu, ajak anak ke dapur.

Misalnya: suruh anak memegang tempe goreng yang masih panas dan baru saja diangkat dari penggorengan. Cara ini untuk membuktikan secara konkret akan rasa panas. Anda bisa sambil memberikan penjelasan. Dari api kompor yang panas, minyak untuk menggoreng yang panas sehingga masakan bisa matang, tempe yang sudah diangkat juga panas. Jadi jangan main-main api atau kompor karena berbahaya.

3. Minta anak mengungkapkan pendapatnya.

Setelah anak merasakan langsung, minta ia mengungkapkan pendapatnya. Dengan demikian dapat diketahui, apakah si batita sudah memahami atau belum penjelasan yang baru saja disampaikan.

"Bagaimana? panas kan? sakit tidak? besok jangan diulangi ya!"

4. Ajari anak tentang pertolongan yang harus ia lakukan bila dirinya mengalami bahaya.

Untuk memudahkan pemahaman si batita, tentunya tak cukup dengan memberikan penjelasan tetapi sampaikan pula cara-cara yang harus dilakukan dengan konkret.

Contoh : saat anak terkena pisau. Praktekkan cara membersihkan lukanya berikut cara memberikan obatnya serta cara membalutnya bila perlu. Dengan demikian, misalnya pada saat si kecil terluka, ia sudah mampu menolong diri sendiri. Biasanya, ketika sedang berkumpul atau orang tuanya tiba di rumah, anak akan bercerita tentang lukanya, kenapa dia bisa terluka dan sebagainya. Anda bisa melihat lukanya, kalau perlu dibersihkan lagi, ganti pembungkus lukanya dengan yang baru.

5. Untuk masalah elektronik, Anda sebagai orang tua harus waspada.

Misalnya dengan menutup colokan yang jarang dipakai, selalu beri pengaman untuk masalah listrik. Apalagi disini, rata-rata watt-nya besar, misalnya vacuum cleaner, setrika, blender, mixer dll dengan 1000 watt lebih. Belum elektronik lainnya.

6. Juga hal lain, misalnya kolam, parit.

Sudah selayaknya kita yang tertib dan waspada, beri pagar untuk kolam, dll. Sering juga membaca berita anak kecil masuk kolam tak tertolong jiwanya. Selain kita yang waspada, anak-anak tetap harus diberi tahu bahwa itu berbahaya.


(Hendry Risjawan)

Kamis, 21 Juli 2011

Penggalangan DANA Kampanye “SEJUTA CINTA LEWAT BUNGA dan POHON untuk NEGERI “



Salam HIJAU dan INDONESIA JAYA


Saya dan beberapa teman yang berada di LOMBOK yang tergabung dalam ROVER GREEN dan PRAMUKA akan melakukan beberapa kegiatan AKSI SIMPATI dan PESAN MORAL (Kampanye) yang bertema “SEJUTA CINTA LEWAT BUNGA dan POHON untuk NEGERI “ serta Membagi kebahagian bersama adik-adik yang berada di PANTI ASUHAN.

Kegiatan ini kami buat untuk menyambut HUT Gerakan PRAMUKA dan Republik INDONESIA serta Menyambut Bulan SUCI RAMADHAN. Dan sudah tentu membutuhkan DANA yang besar, Kami sangat membutuhkan BANTUAN dan DUKUNGAN DANA dari teman-teman semua untuk kelancaran dan kesukseskan kegiatan ini. Saya Berharap teman-teman mau dan dapat menyesihkan dan menyumbang UANG-nya untuk kesuksesan kegiatan yang akan kami buat. Seberapapun besar DANA yang teman-teman berikan sangat berarti untuk Kampanye kami dan kegiatan bersama adik-adik PANTI ASUHAN.

AGENDA KEGIATAN :

17 Agustus 2011 mulai jam 08.00-12.00 WITA

08.00-09.30 Aksi membagi bunga dengan diselipkan Pesan moral untuk LINGKUNGAN, Ketertiban Lalu LINTAS, dan Kejayaan INDONESIA. (aksi dilakukan di perempatan Bank Indonesia NTB dan Perempatan PENDOPO GUBERNUR NTB )

09.30-10.30 Persiapan dan UPACARA HUT Republik INDONESIA.

10.30-11.00 Membagi bibit pohon/bunga kepada peserta Upacara.

3 Septembar 2011

Outbound, Halal bi halal dan penanaman bibit Pohon di wilayah Karang Bayan bersama Adik-adik PANTI ASUHAN Setempat.

Untuk sumbangan Dana anda dapat langsung menyalurkan melalui Rekening :

Atas Nama : Badrut Tamam Mulachela

Bank Mandiri : 137 000 000 5765

BCA : 0372997018

Saya mohon agar Teman-teman dapat menyebar hal ini kepada teman-teman anda. Atas kerjasama dan kebaikan teman-teman saya ucapkan terimaksih. HUAU INDONESIA ku, JAYA BANGSA dan NEGERI ku INDONESIA.

Hormat saya,

Ketua ROVER GREEN



Badrut Tamam Mulachela

Jika anda telah mentransfer Uang mohon informasikan Nama, tanggal transfer dan jumlah uang ke 081 328 432 491 atau tamam.mulachela@gmail.com

Aksi Penggalangan Dana di tutup hingga tanggal 29 agustus 2011